Pramuka SMK Negeri 1 Pelaihari mengadakan kegiatan bakti sosial ke Desa Damit Hulu Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Tanah Laut pada hari Minggu 17/04/2016.
Kegiatan ini dilaksanakan sesuai rencana program kerja Pramuka SMK Negeri 1 Pelaihari dalam rangka memperingati hari Bumi Tahun dengan menyerahkan bantuan paket mie instan dan pakaian layak pakai yang dikumpulkan dari sumbangan para siswa dan guru SMK Negeri 1 Pelaihari, serta 2 buah bak sampah serta 1 rol tali tambang nilon. Ada dua tempat tujuan kami, yaitu pertama rumah Kepala Desa Damit Hulu dan kedua yaitu air terjun Desa Damit Hulu.

Bantuan diserahkan langsung oleh Bapak Drs. H. Rodi Hartono, M.Pd., selaku Ketua Majelis Bimbingan Gugus Depan 04.05-04.06 Ambalan Hadji Boejasin-Norsehat, Pangkalan SMK Negeri 1 Pelaihari, yang kemudian diterima langsung oleh Kepala Desa Damit Hulu  Bapak  H. Anang Mulyani beserta perangkat desa dan warga penerima bantuan.

Kegiatan bakti sosial  ini diawali dengan rangkaian kegiatan sekolah dalam rangka memperingati Hari Bumi Tahun 2016, yaitu lomba melukis bak sampah dengan tema ‘stop global warming, ayo selamatkan bumi kita’, kemudian kegiatan pengumpulan sumbangan pakaian layak pakai dan paket mie instan.

Rombongan kegiatan bakti sosial ini dipimpin langsung oleh Kamabigus, Bapak Drs. H. Rodi Hartono, M.Pd., diikuti oleh 44 orang anggota rombongan anggota ambalan pramuka dan panitia.

Perjalanan ke Desa Damit Hulu ini berjarak sekitar 20 km dari Kota Pelaihari berdasarkan kalkulasi dari GPS yang kami bawa, rute yang ditempuh melewati Desa Gunung Melati, Batu Ampar, Damar Lima dan berakhir di Desa Damit Hulu. Karena jalan yang ditempuh cukup berat terutama jalan menuju ke air terjun dimana kami harus melewati beberapa anak sungai dan jalan berlumpur perkebunan kelapa sawit hingga menjadikan perjalanan terasa lama dan berat serta menguras tenaga, ditambah dengan adanya kerusakan sepeda motor anggota rombongan dan kebocoran ban ditengah perjalanan menjadikan kegiatan ini tambah mengasyikan. Namun itu semua terbayar tuntas setelah rombongan tiba di Air Terjun Lok Bungur dengan pemandangan yang cukup indah dikelilingi lebatnya hutan khas Tanah Laut serta pohon kelapa sawit yang kebetulan juga telah ditanam oleh perusahaan kelapa sawit. Air yang jernih, bersih dan segar menyambut rombongan kami yang diantar langsung oleh Kepala Desa Damit Hulu.

Bapak Rodi Hartono menyerahkan langsung 2 buah bak sampah, serta 1 rol tali tambang nilon sebagai pegangan pengaman para pengunjung untuk naik turun tebing menuju air terjun. Bantuan diterima oleh Bapak Sandi Efendi yang bertugas sebagai penjaga/juru kunci air terjun Lok Bungur. Bapak Kepala Desa dan juga Bapak Sandi sangat berterima kasih dengan bantuan ini karena kebetulan sekali belum tersedia tempat sampah dilokasi air terjun dan tali pegangan untuk naik turun pengunjung belum permanen. Bapak Rodi Hartono dan Bapak Sandi Efendi langsung turun memasang tali pegangan pengaman dan juga berkesempatan melihat langsung pohon kayu ulin (eusideroxylon zwageri), salah satu pohon kayu langka khas kalimantan, yang tumbuh ditebing tempat untuk naik turun pengunjung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*