Lima sekolah Adiwiyata dari Kabupaten Tanah Laut menerima Anugerah Sekolah Adiwiyata Nasional dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutan Tahun 2017. Lima sekolah tersebut adalah SMAN1 Jorong, SMKN 1 Pelaihari, SMP 1 Pelaihari, SDN Angsau 4, SDN Pabahanan. Penyerahan anugerah Adiwiyata Nasional diserahkan langsung kepada kepala sekolah oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bertempat di gedung Manggala Agni Jakarta pada tanggal 21 Desember 2017.

Sekolah Adiwiyata adalah sekolah yang mengembangkan pengelolaan lingkungan di sekolah yaitu sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Sehingga lingkungan sekolah menjadi tanggung jawab bagi semua orang, bagi murid, guru, dan semua warga sekolah. Tidak saja menjadikan lingkungan bersih dan sehat tetapi program Adiwiyata yg dilaksanakan disekolah dapat memberikan pelajaran sejak dini kepada warga sekolah untuk memanfaatkan energi dan efesiensi nya juga untuk bisa memanfaatkan limbah dan sampah menjadi lebih berguna dengan menerapkan prinsip 3R (Reuse, Reduce, Recycle).

Tahapan Sekolah Adiwiyata yang sudah mendapatkan anugerah Adiwiyata Nasional akan disiapkan untuk menuju sekolah Adiwiyata Mandiri dengan syarat harus mampu membina sekolah lain (5 sekolah) imbas sehingga nantinya akan banyak sekolah yang bisa terbina dan mengikuti program sekolah Adiwiyata di Kab. Tanah Laut. Selain menjadi sekolah pembina sekolah Adiwiyata Nasional harus mampu berinovasi bagi lingkungannya, membuat kreasi 3R dan teknologi yg dapat diadopsi untuk memberi solusi bagi permasalahan lingkungan terutama permasalahan sampah dan limbah yg sudah menjadi isu global.

Bagi SMK Negeri 1 Pelaihari, penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional ini menjadi kebanggaan yang luar biasa bagi seluruh warga sekolah, upaya yang selama ini ditanamkan tentang kepedulian terhadap lingkungan sekolah akhirnya menjadi bukti konkret dengan diraihnya penghargaan tersebut. Kerja keras Tim Panitia Pembina Lingkungan Hidup beserta seluruh warga sekolah dalam mengupayakan sekolah yang sehat, hijau, dan bebas sampah dan bebas polusi terus akan dilaksanakan dalam kegiatan sehari-hari sehingga menjadi gaya hidup bersama, bukan sebagai kewajiban.

Selamat bagi sekolah di Kabupaten Tanah Laut yang sukses meraih Adiwiyata Nasional. (Lyn/Fhr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*