1 Juni 2026

Memperingati Hari Lahirnya Pancasila

Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni merujuk pada momen bersejarah dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada tahun 1945.

Pada hari itu, Presiden pertama RI, Soekarno, untuk pertama kalinya menyampaikan gagasan dan mengusulkan nama "Pancasila" sebagai dasar negara Indonesia merdeka. 

Kronologi sejarah dan penetapannya di bawah ini:

1. Sidang BPUPKI dan Lahirnya Istilah Pancasila
Dalam sidang pertama BPUPKI yang berlangsung dari 29 Mei hingga 1 Juni 1945, beberapa tokoh bangsa menyampaikan usulan mengenai dasar negara:
29 Mei 1945: Mohammad Yamin mengusulkan lima asas dasar negara.
31 Mei 1945: Soepomo menyampaikan gagasan mengenai lima prinsip negara.
1 Juni 1945: Ir. Soekarno menyampaikan pidato tanpa teks yang mengusulkan lima prinsip dasar negara Indonesia merdeka, yang terdiri dari Kebangsaan Indonesia, Internasionalisme (Peri Kemanusiaan), Mufakat (Demokrasi), Kesejahteraan Sosial, dan Ketuhanan Yang Maha Esa.
Pada momen pidato inilah Soekarno pertama kali memperkenalkan istilah "Pancasila"—dari bahasa Sanskerta yakni panca yang berarti lima dan sila yang berarti prinsip atau asas. Tanggal 1 Juni kemudian diabadikan sebagai hari lahirnya istilah tersebut.
2. Penyempurnaan Dasar Negara
Karena belum tercapai mufakat secara bulat dalam sidang pertama BPUPKI, dibentuklah Panitia Kecil atau Panitia Sembilan untuk menyusun kembali rumusan dasar negara. Hasilnya adalah dokumen yang dikenal sebagai Piagam Jakarta (22 Juni 1945), yang kemudian disahkan menjadi Pembukaan UUD 1945 dengan rumusan Pancasila seperti yang kita kenal sekarang pada 18 Agustus 1945.
3. Penetapan Resmi Hari Lahir Pancasila 1 Juni
Meskipun dicetuskan pada tahun 1945, penetapan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila secara resmi baru dilakukan pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016, yang juga menetapkan tanggal 1 Juni sebagai hari libur nasional. Sejak saat itu, bangsa Indonesia memperingatinya setiap tahun untuk mengenang dan merefleksikan kembali nilai-nilai dasar negara.
(sumber: ringkasan AI, dari berbagai laman)

Tags :

Bagikan Postingan Ini

Berita Terkait